Berlatih Membuat Surat Lamaran Kerja

Setelah kamu tamat sekolah, apa yang ingin kamu lakukan? Kuliah, kerja, atau malah menikah? Bagi kamu yang ingin bekerja, saat ini ada berbagai macam cara untuk melamar pekerjaan. Kamu bisa mendatangi kantor secara langsung ataupun mencari dan melamar via surat elektronik (e-mail).

Berlatih Membuat Surat Lamaran Kerja

Membuat Surat Lamaran Kerja

Pernahkah kamu belajar membuat surat lamaran kerja? Meskipun ada beberapa sekolah yang mengajarkan siswa untuk membuat surat lamaran kerja, apakah menurut kamu, surat lamaran kerja yang pernah kamu buat itu sudah cukup baik?

Namun, sebelum kamu mengajukan lamaran, lebih baik kamu evaluasi dulu kelengkapannya. Jika kamu kurang yakin dengan tulisanmu di surat lamaran kerja, ada baiknya untuk berlatih membuat surat lamaran kerja terlebih dahulu.

Banyak orang yang hanya mengirimkan daftar riwayat hidupnya saja tanpa mengirimkan surat lamaran kerja karena menganggap kalau itu tidak akan dibaca oleh pemberi lapangan kerja. Meskipun kadang disepelekan, surat lamaran kerja yang kamu buat itu mengindikasikan seberapa baik kamu dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Pertama, kamu harus memiliki tempat dan tanggal penulisan surat. Kemudian ada tujuan surat seperti kepada yth dan nama orang atau perusahaan yang dituju. Boleh ditambahkan alamat lengkap perusahaan juga apabila memungkinkan.

Selanjutnya kamu tuliskan salam hormat sebagai pembuka surat, lalu pembukaan seperti informasi dari mana kamu mendapat info pekerjaan ini dan posisi yang kamu tuju.

Jangan lupa menuliskan biodata singkat mengenai pribadi kamu seperti nama, alamat lengkap, dan nomor telepon. Setelahnya, buat narasi mengenai pengalaman kerja kamu sebelum kamu memutuskan untuk melamar ke perusahaan itu.

Apabila kamu belum memiliki pengalaman kerja sesuai dengan posisi yang kamu inginkan, tunjukkan minat dan ketertarikanmu terhadap posisi tersebut dan kemampuan yang kira-kira dibutuhkan dalam mendukung posisi itu.

Di penutup surat, kamu bisa menuliskan keinginan dan harapanmu supaya bisa bekerja di posisi yang kamu inginkan. Ucapkan pula terima kasih karena telah berkenan meluangkan waktu untuk membaca lamaran kerjamu.

Terakhir, tulis nama lengkapmu beserta nomor ponsel ataupun e-mail supaya pemberi kerja mudah untuk mencarimu meskipun telah kamu tulis di biodata yang di atas.

Melamar via online ataupun datang langsung ke kantor pasti membutuhkan lampiran. Kamu bisa melampirkan daftar riwayat hidup, pas foto terbaru, fotokopi atau scan ijazah terakhir, dan fotokopi atau scan ijazah kompetensi atau pelatihan yang pernah kamu ikuti apabila pekerjaanmu membutuhkan kemampuan khusus.

Jika lamaran sudah dikirim, banyak-banyaklah berdoa. Kalau perlu, latihan lagi dalam membuat lamaran dan kirimkan ke beberapa perusahaan lain yang membutuhkan. Jangan berharap pada satu atau dua perusahaan ya. Semoga berhasil!

 

Berlatih Membuat Surat Lamaran Kerja

You May Also Like

About the Author: Lenterakecil-NET

Sekedar berbagi inspirasi, motivasi, serta pengetahuan dan informasi melalui internet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *