5 Tips Bekerja Lebih Efektif dan Produktif

Berikut 5 tips dari ARIEF MAULANA , Trainer Internet Marketing mungkin bisa membantu Anda bekerja lebih efektif dan produktif.

Bekerja Lebih Efektif dan Produktif

1. MENGENALI POTENSI DIRI

Apa jadinya kalau kita dipaksa melakukan sesuatu yang tidak kita senangi? Tentu saja berat untuk melakukannya. Tidak ada rasa senang. Tidak jauh berbeda dengan pekerjaan kita.

Banyak juga saya melihat, rekan-rekan yang bekerja pada bidang yang mungkin sebenarnya tidak mereka senangi. Namun, karena potensi pendapatannya besar maka mereka memilih bertahan, mengabaikan rasa tidak nyaman yang harus dialami setiap hari, bekerja tanpa rasa bagaikan robot.

Maka solusinya adalah mengenali potensi diri sejak awal. Apa bakat Anda, apa yang Anda sukai, apa hobi Anda? Mulailah mencari atau membangun bisnis di bidang itu.

Apapun itu potensi atau hobi Anda, jika digeluti dengan serius selalu ada peluang mendapatkan pendapatan di sana. Bahkan yang kesannya remeh seperti bermain social media pun bila digeluti akan berpotensi memberi penghasilan. Pernah dengar Facebook Marketing, Buzzer Twitter, Instagram Online Shop? Itu contoh kecilnya.

2. MEMBUAT DAFTAR PEKERJAAN

Saya lupa pernah mendengarnya dimana. Tapi seseorang pernah mengatakan, ketika kita tidak tahu apa yang akan dilakukan di hari esok, maka sudah bisa dipastikan hari esok akan menjadi hari yang sangat tidak produktif.

Membuat daftar pekerjaan atau hal-hal yang harus dilakukan untuk keesokan hari adalah hal yang sederhana. Namun, demikian masih cukup efektif untuk dilakukan. Membuat daftar pekerjaan akan membuat kita lebih fokus dalam bekerja dan lebih efektif. Ini tidak lain karena sejak awal kita sudah membuat prioritas pekerjaan yang harus dilakukan.

Jadi, cobalah untuk selalu membuat daftar pekerjaan untuk hari esok, sebelum Anda meninggalkan kantor. Jadi saat Anda menginjakkan kaki di kantor besok, Anda sudah tahu harus mengerjakan apa.

3. BEKERJA DENGAN REALISTIS

Percaya lah, ada banyak beberapa pekerjaan yang meskipun Anda menghabiskan waktu 36 jam sehari, pekerjaan itu tidak akan ada habisnya.

Tidak percaya? Teman saya ada yang memiliki pekerjaan untuk membalas email dari klien setiap hari. Dan Anda tahu, berapa email yang ia terima setiap pagi? Lebih dari 1000 email. Tidak akan ada waktu yang cukup untuk. Belum selesai, sudah bertambah lagi.

Saya sendiri memiliki pekerjaan tipe itu. Survey dan membuat laporan. Memaksakan diri menyelesaikan semuanya dalam waktu 24 jam juga percuma.

Belum selesai satu, sudah ada penugasan yang baru lagi. Survey lagi, laporan lagi. Begitu seterusnya. Maka solusinya adalah bekerja dengan realistis dan tidak memaksakan diri.

Perusahaan tempat Anda bekerja tentu sudah menghitung. Gaji yang dibayarkan kepada Anda setiap bulannya adalah untuk bekerja selama 8 jam sehari, bukan 36 jam sehari.

Memaksakan diri bekerja di luar jam kerja, sekalipun dibayar lembur hanya akan membuat pekerjaan Anda tidak efektif. Ingat, tubuh kita memiliki batas.

Sudah banyak kejadian rekan-rekan yang memaksakan tubuh mereka bekerja dengan berbagai suplemen, minuman berenergi, akhirnya malah berakibat harus menginap di RS dan tidak bisa bekerja untuk beberapa waktu.

4. MERAPIKAN PEKERJAAN SEBELUM AKHIR PEKAN

Ini yang biasa saya lakukan di hari Jumat sore. Sebelum pulang saya biasa merapikan semua yang ada di meja kerja saya. Menuliskan catatan-catatan kecil pada sticky notes, apa-apa pekerjaan yang harus dilanjutkan di hari Senin.

Buat saya, ini adalah hal kecil yang bisa menjadi moodbooster di hari Senin. Siapa yang tidak sumpek saat hari pertama kerja, melihat tempat kerjanya berantakan. Akan jauh lebih menyenangkan bila tempat kerja kita rapi. Memulai pekerjaan pun bisa semangat.

5. GAYA HIDUP SEHAT

Ini tips terakhir dari saya. Miliki gaya hidup yang sehat. Istirahat dan olahraga yang cukup akan membuat Anda merasa segar dan bugar setiap harinya. Anda sudah dewasa, tentu sudah tahu konsekuensi tidur larut malam apa.

Waktu tidur yang kurang akan membuat kita merasa lemas dan malas bangun keesokan harinya. Ujung-ujungnya, malas bekerja dan susah berpikir jernih karena emosi tidak stabil akibat kurang tidur.

Makan makanan yang sehat juga penting. Semua dimulai dari sarapan. Sarapan yang kurang tepat, seperti nasi atau karbohidrat yang berlebihan cenderung akan membuat Anda mengantuk jam 9 – 10 pagi.

Kalau sudah mengantuk ujung-ujungnya ya malas bekerja. Pilih makanan yang sehat dan bergizi. Sarapan yang tepat tidak akan membuat Anda mengantuk, malah memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang hari.

5 Tips Bekerja Lebih Efektif dan Produktif